Kadangkala saya merasa tidak perlu mendetilkan sesuatu karena "kalimat itu sudah utuh" untuk menjelaskan maknanya. Seperti penjelasan tersembunyi gitu. Bukan sastra yah 😅 dimana makna hanya penulis yang tahu. Misalkan saya hanya menyebutkan nama buku tanpa penulisnya. karena memang itu tidak di butuhkan banyak orang untuk mengetahuinya. Tapi kalau ada yang penasaran, dia bisa bertanya. Nah kesempatan juga kan untuk saling mencairkan suasana Tapi saya juga sering mendetilkan sesuatu karena memang di butuhkan agar tidak salah di mengerti. Misalkan teman yang ingin berkunjung ke kosan. Saya bahkan mendetilkan "bangunan" apa saja yang akan dia temui sepanjang perjalanan. Ada banyak perbedaan berpikir masalah praktis. Kalau saya sendiri mah terserah, yang penting semua orang 'mau' paham. Ada orang diluar sana yang mesti berurut sesuai abjad pendeskripsian. Kebalikan dari saya. Dan saya respect. Karena saya tau, cara berpikir saya yang ingin 's...